Lingkungan Kerja

Bekerja dimana saja? Kenapa tidak? (sumber gambar: remote.co)

Kantor pusat kami berada di Yogyakarta, tapi di DapurMami, kami ingin menciptakan budaya full-time remote yang nyaman bagi staf. Setiap staf bisa bekerja remote dari manapun yang mereka sukai, dengan waktu yang fleksibel. Agar setiap staf bisa melihat senyum staf yang lain, maka kami adakan pertemuan rutin selama 3 hari setiap 6 bulan di tempat-tempat yang berbeda-beda. Bisa bermalam di Jogja, Bali, Bromo, atau bisa juga di Malaysia atau tempat-tempat menarik lain di dunia.

Team meeting pertama di Jogja, ketika jalan-jalan di Hutan Pinus Pengger, Dlingo, Bantul

Waktu Kerja

Di DapurMami, pekerjaan dilakukan secara remote dan dimonitor dengan menggunakan TimeDoctor. TimeDoctor akan mengambil screenshot layar secara acak untuk keperluan monitoring.

Waktu kerja di DapurMami adalah 160 jam sebulan (apabila tidak ada hari libur). Jam kerja per hari adalah 8 jam dengan core time antara jam 11-15 WIB (core time adalah waktu dimana semua staf harus bekerja atau paling tidak harus stand by). Waktu kerja sisanya bisa dilakukan kapan saja, bisa pagi atau malam. Apabila ada hari libur, maka hari libur itu dianggap sebagai paid leave (dihitung 8 jam). Jadi, apabila dalam sebulan terdapat 2 hari libur, maka jumlah jam kerja dalam bulan itu adalah 160-(2 hari x 8) = 144 jam. Apabila pada hari libur itu ingin bekerja, maka pada hari lain boleh libur (dengan sepengetahuan PM), atau bisa juga untuk mengurangi jumlah jam kerja bulanan. Hari libur mengacu pada kalender pemerintah Indonesia. Apabila perlu dilakukan jam kerja tambahan di luar 160 jam sebulan, maka dihitung sesuai dengan gaji per jam.

Fasilitas

  • Gaji bulanan setiap tanggal 20
  • Kenaikan gaji berkala
  • Personal development ($10 per bulan per orang untuk online course)
  • Tiket dan akomodasi untuk team meeting/building