Tips Membuat Masakan Rumahan agar Layak Jual

Dapur Mami membuka kesempatan kepada rumah tangga untuk memulai usaha kuliner. Melalui menu rumahan yang dapat dijual dalam aplikasi Dapur Mami. Bagi pemula usaha, Dapur Mami bisa menjadi wadah untuk mengembangkan bisnis rumahan.

Menyiapkan masakan rumahan untuk masuk dalam industri makanan memerlukan sedikit usaha. Agar tampilan menu mampu bersaing dengan pelaku industri kuliner yang lebih dulu eksis. Jika anda baru pertama kali terjun diusaha kuliner ini, Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

Berikut adalah tips untuk memulai usaha kuliner bagi menu rumahan:

  1. Sempurnakan resep.
    Banyak ibu memasak menggunakan takaran resep kira-kira dan secukupnya. Jika menu masakan rumahan anda ingin masuk dalam industri, mulailah untuk membuat takaran resep yang konsisten. Jadi ketika jumlah masakan ditambah beberapa kali lipat, anda tinggal mengalikan jumlah resep dan bahan yang digunakan.
  2. Buat standar resep.
    Saat anda masih memegang penuh kendali usaha, mungkin standar ini tidak terlalu banyak diperlukan. Tetapi jika satu saat anda harus meninggalkan lokasi, anda tetap bisa menjalankan bisnis. Karyawan anda tetap bisa bekerja sesuai dengan standar yang anda tetapkan. Pelanggan tidak akan kecewa.
  3. Trial and error.
    Bagi pelaku usaha, gagal adalah perjalanan. Bukan akhir dari cerita usaha. Sama seperti usaha kuliner, resep rumahan anda harus diuji terlebih dahulu. Baik rasa, tampilan, atau kemasan. Semua demi keberlangsungan usaha itu sendiri. Jika pelanggan puas, bukan tidak mungkin usaha anda menjadi favorit. Pembeli akan menjadi pelanggan tetap anda.
  4. Beri sentuhan kecil pada hidangan untuk mempercantik tampilan.
    Taburan wijen, potongan seledri, irisan cabe, atau tomat yang dibentuk cantik akan menjadi ‘make up’ bagi menu anda. Pelanggan akan dimanjakan oleh tampilan menu anda. Kunci awal untuk memikat perhatian mereka. Selanjutnya jika resep anda sudah teruji, jangan khawatir, mereka akan kembali.
  5. Promo.
    Pada awal berdiri, promo menjadi hal menarik bagi customer. Sebagai produk baru, anda perlu membuat aksi untuk mengenalkan produk kepada masyarakat. Anda bisa memberikan promo beli 2 gratis 1, paket hemat, atau sesuai dengan kebijakan anda untuk menarik pembeli.
  6. Lokasi mudah diakses.
    Lokasi yang terdapat dalam aplikasi Maps akan memudahkan orang untuk mencari tempat usaha anda. Selain terdapat dalam maps, alamat lokasi anda harus tertera dengan jelas. Begitu juga dengan nomor telepon yang mudah dihubungi. Bagi orang yang baru pertama kali datang, kedua hal itu akan sangat membantu.
  7. Pilih bahan berkualitas.
    Jangan remehkan pemilihan bahan. Meski customer tidak mau tahu tentang pilihan bahan mentah yang digunakan, tetapi pada hasil akhir masakan akan terlihat bedanya, jika menu dimasak dengan bahan pilihan atau bahan asal-asalan. Pemilihan bahan berkualitas tentu akan berpengaruh kepada harga jual. Disitu sangat penting untuk menentukan segment Pasar anda. Harga jual yang tinggi tetapi bahan terjamin kualitasnya tentu bukan menjadi masalah bagi pasar yang anda tuju.
  8. Proses masak higienis.
    Memang pelanggan tidak dapat melihat secara langsung proses anda memasak. Tetapi lagi-lagi hasil akhir menu yang anda sajikan akan menjadi penilaian bagi mereka. Akan terlihat hasilnya, menu yang diproses secara higienis dan tidak. Jangan sepelekan hal kecil yang mempengaruhi pelanggan anda.
  9. Desain Kemasan yang menarik.
    Sangat besar persaingan dalam industri kuliner. Melalui kemasan yang menarik, mereka berlomba-lomba menarik Pasar. Amati trend disekitar, jangan takut berinovasi agar produk anda memiliki nilai jual lebih.

Selamat mencoba.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *